Onbet789 – Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer bisa jadi dipecat klub jika Tottenham Hotspur bisa mengalahkan Liverpool di final Liga Champions musim 2018/19 ini. Trofi tersebut bisa jadi pembuktian Mauricio Pochettino.

Posisi Solskjaer saat ini tidak terlalu aman. Memang dia baru saja mendapatkan jabatan permanen dan dipercaya membangun MU musim depan, tetapi belum Solskjaer tak sepenuhnya terjamin.

Betapa tidak, MU dipastikan gagal bermain di Liga Champions musim depan. Mereka hanya bisa mengamankan peringkat keenam klasemen akhir, yang berarti harus puas dengan Liga Europa musim depan.

Sebelum menetapkan Solskjaer sebagai pelatih permanen, MU sempat diminta mempertimbangkan Pochettino sebagai pelatih anyar mereka.

Menyesali Pochettino

Menurut Stan Collymore, MU bisa saja menyesali keputusan mereka yang mengabaikan Pochettino. Apabila Pochettino mampu membimbing Tottenham meraih trofi Liga Champions musim ini, MU jelas telah mengabaikan salah satu pelatih terbaik.

“Kami sebagai analis dan fans sepak bola sedikit berhati-hati ketika Ole melewati 17 laga tanpa kekalahan, tetapi Ed Woodward tidak. Ed seharusnya yang mengatakan: ‘Semua bersemangat. Ole, bawa kami ke Liga Champions, lalu setelahnya kita berbicara’,” kata Collymore kepada Express.

“Dia tidak melakukan itu, dan pekan lalu Mauricio Pochettino berkata: ‘jika saya menjuarai Liga Champions, apa lagi yang perlu dilakukan?’.”

Singkatnya, jika saja MU tidak mengangkat Solskjaer tergesa-gesa dan mau bersabar sampai akhir musim, mereka mungkin bisa merayu Pochettino.

Beberapa Bulan

Lebih lanjut, Collymore juga tidak yakin Solskjaer bisa bertahan lama. Dia percaya tekanan dari fans MU terlalu besar. Mereka tidak mau bersabar menunggu hasil kerja pelatih. Artinya, jika gagal dalam beberapa bulan awal, Solskjaer tidak lagi aman.

“Ya, saya sudah percaya itu [Solskjaer bisa dipecat dalam hitungan bulan]. Saya tahu banyak orang berpikir keputusan itu kesalahan, dan bagi Ed Woodward itu bisa jadi kegagalan besar.”

“Namun, hasil buruk di laga kandang terakhir melawan Cardiff bukan modal yang bagus jika anda ingin memberi salam perpisahan yang baik untuk orang-orang,” tandasnya.

Share.

About Author

Butuh bantuan? Chat online 24 jam